April 30, 2011 New Kisah Penebang Kayu “Kan Shu De Gu Shi”
Kisah Penebang Kayu ” Kan Shu De Gu Shi”
Alkisah, seorang pedagang kayu menerima lamaran seorang pekerja untuk
menebang pohon di hutannya. Karena gaji yang dijanjikan dan kondisi
kerja yang bakal diterima sangat baik, sehingga si calon penebang
pohon itu pun bertekad untuk bekerja sebaik mungkin.
Saat mulai bekerja, si majikan memberikan sebuah kapak dan menunjukkan
area kerja yang harus diselesaikan dengan target waktu yang telah
ditentukan kepada si penebang pohon. Hari pertama bekerja, dia
berhasil merobohkan 8 batang pohon. Sore hari, mendengar hasil kerja
si penebang, sang majikan terkesan dan memberikan pujian dengan tulus,
“Hasil kerjamu sungguh luar biasa! Saya sangat kagum dengan
kemampuanmu menebang pohon-pohon itu. Belum pernah ada yang sepertimu
sebelum ini. Teruskan bekerja seperti itu.”
Sangat termotivasi oleh pujian majikannya, keesokan hari si penebang
bekerja lebih keras lagi, tetapi dia hanya berhasil merobohkan 7
batang pohon. Hari ketiga, dia bekerja lebih keras lagi, tetapi
hasilnya tetap tidak memuaskan bahkan mengecewakan. Semakin
bertambahnya hari, semakin sedikit pohon yang berhasil dirobohkan.
“Sepertinya aku telah kehilangan kemampuan dan kekuatanku. Bagaimana
aku dapat mempertanggungjawab kan hasil kerjaku kepada majikan?” pikir
penebang pohon merasa malu dan putus asa. Dengan kepala tertunduk dia
menghadap ke sang majikan, meminta maaf atas hasil kerja yang kurang
memadai dan mengeluh tidak mengerti apa yang telah terjadi.
Sang majikan menyimak dan bertanya kepadanya, “Kapan terakhir kamu
mengasah kapak?”
“Mengasah kapak? Saya tidak punya waktu untuk itu. Saya sangat sibuk
setiap hari menebang pohon dari pagi hingga sore dengan sekuat
tenaga,” kata si penebang.
“Nah, di sinilah masalahnya. Ingat, hari pertama kamu kerja? Dengan
kapak baru dan terasah, maka kamu bisa menebang pohon dengan hasil
luar biasa. Hari-hari berikutnya, dengan tenaga yang sama, menggunakan
kapak yang sama tetapi tidak diasah, kamu tahu sendiri, hasilnya
semakin menurun. Maka, sesibuk apa pun, kamu harus meluangkan waktu
untuk mengasah kapakmu, agar setiap hari bekerja dengan tenaga yang
sama dan hasil yang maksimal. Sekarang mulailah mengasah kapakmu dan
segera kembali bekerja!” perintah sang majikan.
Sambil mengangguk-anggukan kepala dan mengucap terimakasih, si
penebang berlalu dari hadapan majikannya untuk mulai mengasah kapak.
“Xiu Xi Bu Shi Zou Deng Yu Chang De Lu”
Istirahat bukan berarti berhenti.
“Er Shi Yao Zou Geng Chang De Lu”
Tetapi untuk menempuh perjalanan yang lebih jauh lagi.
moral cerita
Sama seperti si penebang pohon, kita pun setiap hari, dari pagi hingga
malam hari, seolah terjebak dalam rutinitas terpola. Sibuk, sibuk dan
sibuk, sehingga seringkali melupakan sisi lain yang sama pentingnya,
yaitu istirahat sejenak mengasah dan mengisi hal-hal baru untuk
menambah pengetahuan, wawasan dan spiritual. Jika kita mampu mengatur
ritme kegiatan seperti ini, pasti kehidupan kita akan menjadi dinamis,
berwawasan dan selalu baru !
- Leave a comment
- Posted under motivation
April 9, 2011 LITO TAIWAN 7-13 Maret 2011
Beberapa minggu kemarin saya melakukan perjalanan travel ke Taiwan , jalan2 ini saya dapatkan gratis
berikut itenary nya :
Senin 7 Maret
Tiba di Taoyuan international Airport , langsung diajak makan malam jam 12 malam
disuatu restaurant lalu bermalam di Chateu de Chine Hotel
Selasa 8 Maret
Setelah morning breakfast yg mantaps , keliling skitar hotel menemukan beberapa tempat yang bagus untuk di dokumentasikan , jadwal hari ini adalah CKS Memorial Hall, yg merupakan gedung peringatan Presiden Ching Kai Sek. Selanjutnya ke Martys Shirine ( Gedung Peringatan Pahlawan Nasional Taiwan ) disini tiap jam ada ada acara pergantian penjaga yg terdiri dari polisi militer Taiwan. Setelah itu mengunjungi gedung tertinggi ke 2 di dunia TAIPEI 101 – 509,2 meter. Setelah itu menggunakan Bullet Train menuju kota Taichung di malam hari berjalan2 di Fongjia Night Market
Rabu 9 Maret
Pagi hari diantar ke pabrik SGF-Vedan Biotechnology Corps. Lalu ditraktir Bos SGF makan siang disana
, lalu ke Dream Mall, salah satu shopping mall terbesar di Kaohsiung , diatasnya ada bianglala Hello Kitty 150 NT saja.. bisa liat seluruh kota Kaohsiung. Setelah itu jalan ke Leo Ho Night Market, yg merupakan pasar malam terbesar di Kaohsiung.
Kamis 10 Maret
Pagi hari ke Spring-Autumn Pavilion , dimana ada patung Naga dan Harimau dan danau Lie Tze Tan. Lalu ke Fokuanshan yang merupakan pusat agama budha terbesar di Kaohsiung dengan ketinggian 25 meter . Lalu ke South Loop Highway , menuju tempat permandian air belerang yang paling terkenal di Taiwan, disini pula kita bermalam, dibelakang hotel dgn suasana bukit.
Jumat 11 Maret
Ke Hualien untuk mengunjungi “Grand Canyon of Asia” yaitu Taroko Gorges sepanjang 19 KM , melewati Taroko Gorge Gate , Eternal Spring Shrine, Swallow Grotto, Nine Turn Tunnel, gunung2 disini terbuat dari marmer , lalu ketempat pembuatan marmer dan perhiasannya. Setelah itu menikmati pertunjukan tradisional dari suku Ami.
Sabtu 12 Maret
Setelah sarapan pagi kita kembali ke kota Taipei dengan kereta Cepat, lalu makan siang di tempat yang cukup ‘Nyeni’ lalu ke tempat shopping ‘Wufenpu Shopping area’ tempatnya grosir2 baju, ya.. kyak Mangga Duanya sana lahh , sampe sore setalah itu ke Gala Dinner KKI , lalu ke Hotel Four Season untuk beristirahat.
Minggu 13 Maret
Subuh2 jam 5 berangkat ke Bandara untuk kembali ke Jakarta
Sampai jumpa di Singapore di bulan Juli dan Beijing di tahun 2012
Maaf, update foto2nya sdikit2 saja ya..
, semua ini saya dapatkan gratis , ingin tau caranya bagaimana ? silahkan kontak saya di 081806093006 / pin bb 22B9B111
- Leave a comment
- Posted under My Daily Life, Traveling
March 19, 2011 Nice Pictures
Next time you have extra time try stacking your coins
I hope that backpack is a parachute
“ Ahhh, its so warm and cuddly on here”
Sorry bro, but thanks for being my chair
Looks like he wanted to be alone and chances are he will be
It will take awhile to clean this up
Its good to have a friend when you need one!
I guess cats can read after all
This is not as comfy as I thought it would be
The water is so clear the boat seems to be floating on air
Im sorry I didnt know you were coming back
OK, lets change places at the next corner
Let me know when all the dogs are in so I can move
You may not be happy with dinner but you are going to eat it anyway!
- Leave a comment
- Posted under Visual Arts


















