Lateral Marketing part 1

Pemasaran Lateral ( Lateral marketing )

2.4.1.   Definisi Pemasaran Lateral

Pemasaran lateral adalah sebuah proses kerja yang jika diaplikasikan ke produk-produk atau jasa-jasa yang ada akan menghasilkan produk produk dan jasa­-jasa inovatif baru yang memenuhi kebutuhan, penggunaan, atau situasi yang saat ini terabaikan, dan dengan demikian, adalah sebuah proses yang menawarkan peluang besar untuk menciptakan kategori-kategori atau pasar pasar baru.

Jadi, adalah penting untuk diingat bahwa:

  • Pemasaran lateral adalah sebuah proses.
  • Proses ini bersifat metodikal; mengikuti suatu rangkaian teratur.
  • Pemasaran lateral diaplikasikan untuk obyek-obyek yang telah ada (sebuah produk, jasa, atau bisnis).
  • Pemasaran lateral menghasilkan inovasi yang dalam banyak kasus bisa melahirkan subkategori, kategori, atau pasar baru.

 

Gambar 2.0. Area Pemasaran Lateral

 

2.4.2. Tujuan dari Pemasaran Lateral

Pemasaran lateral bisa menyediakan jawaban untuk seluruh pertanyaan berikut:

Þ    Kebutuhan-kebutuhan lain apa yang dapat saya penuhi dengan produk saya jika saya mengubahnya?

Þ    Kebutuhan-kebutuhan lain apa yang dapat saya padukan ke dalam produk saya untuk membuatnya berbeda?

Þ    Konsumen-konsumen non-potensial mana yang bisa saya jangkau dengan mengubah produk?

Þ    Hal-hal lain apa yang dapat saya tawarkan kepada konsumen/klien yang telah ada?

Þ    Dalam situasi-situasi lain apa produk saya bisa digunakan jika saya mengubahnya?

Þ    Produk-produk lain apa yang bisa mengakomodasi situasi atau penggunaan dari produk saya?

Þ    Untuk hal lain apa produk saya dapat digunakan?

Þ    Produk-produk lain apa yang bisa dibuat berbasis produk saya yang sudah ada saat ini?

Þ    Produk-produk substitusi apa yang bisa dibuat untuk menyerang suatu produk tertentu?

Logika dari Kreativitas

Pemikiran kreatif mengandung tiga langkah sederhana:

1.      Pemilihan fokus.

2.      Pembuatan pergantian lateral ( lateral displacement ) untuk mem­bangkitkan stimuli.

3.      Pembuatan koneksi.

Suatu fokus bisa berupa apa saja yang ingin kita konsentrasikan. Fokus bisa berupa masalah yang harus dipecahkan, tujuan yang harus diraih, atau  mungkin hanya sebuah obyek sederhana. Sebagai contoh, “bunga” bisa menjadi fokus (lihat Gambar 2.1).

 

 

Gambar 2.1. Fokus

 

Pergantian lateral (lateral displacement) adalah pergantian suatu  ide, dengan memasukkan selaan (interupsi) di tengah-tengah rangkaian pemikiran logis. Sebagai contoh salah  satu pergerakan lateral yang mungkin dari fakta bahwa “bunga mati” adalah mungkin “bunga yang tidak pernah mati” (lihat Gambar 2.2).

 

Gambar 2.2. Pergantian Lateral

 

Ide semacam itu mungkin masuk akal, mungkin juga tidak, tetapi bersifat provokatif. Terdapat teknik-teknik konkret dan  spesif k yang bisa dipakai untuk menciptakan pergerakan lateral semacam di atas. Pergantian lateral yang diaplikasikan atas fokus biasanya menciptakan suatu disconnection, atau  kesenjangan. Perhatikan  pada Gambar 6.3 bahwa ada kesenjangan antara “bunga” dengan “tidak pernah mati.” Kesenjangan ini, yang tampak sebagai suatu  masalah, sebetulnya adalah sumber kreativitas. Kesenjangan ini adalah stimuli bagi kita. Mengapa? Karena otak kita adalah  sistem self-organized yang memaksa koneksi secara terus-menerus. Jika dua ide yang tidak saling berhubungan muncul di dalam  otak, pikiran kita akan membuat pergerakan pergerakan tambahan yang diperlukan sampai koneksi logis terbentuk.

Gambar 2.3. Kesenjangan yang diciptakan oleh Pergantian Lateral

 

Sebagai contoh, kita perlu memindahkan konsep “bunga” ke suatu tempat lain, sampai konsep ini konsisten dengan ide bahwa bunga tidal pernah mati. Kita harus memodifikasi sesuatu, jika tidak elemen-elemen ini tidak akan pernah terkoneksi.

Salah satu caranya adalah dengan bertanya kepada diri kita: Di bawah situasi-situasi apa bunga tidak pernah mati? jika dibuat dari plastik, maka bunga tidak akan pernah mati. Kita telah menemukan sebuah konsep baru: “bunga buatan.” Koneksi telah terbentuk dan kesenjangan telah terjembatani (lihat Gambar 2.4).

 

 

Gambar 2.4. Koneksi

 

 

Inilah asal-muasal dari kreativitas. Inovasi adalah hasil dari pengga­bungan dua ide yang, pada prinsipnya, tidak memiliki koneksi nyata atau koneksi langsung.

Rangkuman:

                     “Bunga” adalah fokus.

                     “Tidak pernah mati” adalah pengganti atas salah satu karakteristik bunga.

                     Kesenjangan antara “bunga” dan “tidak pernah mati” adalah stimuli.

                     Pergerakan adalah pengubahan materi dari bunga

                     Koneksi adalah ide atau konsep baru: “bunga buatan.”

Persoalannya adalah bahwa, selanjutnya, agar valid setiap ide atau solusi harus bisa dijelaskan secara logika. Tetapi, akankah kita menemukan solusi tanpa rangsangan (stimuli) ? Biasanya, tidak. Teknik-teknik pergantian  lateral menempatkan rangsangan di depan kita, rangsangan yang tidak pernah dapat dibangkitkan oleh pemikiran logis. Ini adalah alasan mengapa rangsangan diperlukan untuk berinovasi.

 

2.4.4.   Tiga Langkah Pemasaran Lateral

Pemikiran kreatif mengandung tiga langkah sederhana:

Langkah 1:      Pilih fokus tempat di mana kita ingin menciptakan pergantian lateral

Langkah 2:      Pancing pergantian lateral untuk menciptakan kesen­jangan

Langkah 3:      Pikirkan cara untuk menjembatani kesenjangan

2.4.4.1. Pilih sebuah Produk atau Jasa

Mungkin tampak mengejutkan bahwa suatu proses pemasaran dimulai dengan memilih sebuah produk, saat mantra pemasaran adalah berpikir tentang orang, bukan tentang produk. Alasannya adalah bahwa kreativitas berasal dari hal-hal konkret. Fakta ini telah diamati oleh banyak orang jenius: Edison berkata bahwa inovasi adalah cara lain untuk melihat realita yang sama. Teori relativitas dari Albert Einstein merupakan hasil pengamatan atas dampak dari seseorang yang berjalan di dalam kereta api dari dua perspektif berbeda. Pikiran kreatif bersifat bottom-up, dari hal konkret ke hal umum. Pemikiran kreatif bersifat induktif, bukan deduktif.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s