Kisah 5 Permen

Dari workshop Kubik Leadership 3 Mei 2009, ada sebuah games yang dibawakan oleh Pak Houtman Zainal Arifin, sebuah games yang sederhana sekali. Semua diberikan Lima buah permen dan gelas plastik, tugasnya sederhana memberikan permen kepada siapa saja dan dihitung berapa banyak memberikan permen kepada orang, sampai fasilitator memberhentikan games ini.

Ketika pluit dibunyikan untuk memulai games ini, semua peserta berhamburan betebaran untuk memberikan permen kepada siapa saja yang ditemuinya. Tampak wajah-wajah ceria ketika mereka memncoba memberi apa yang dipunyai tanpa beban yang terlihat diwajah peserta. Sampai waktu habis untuk memberi, ternyata permen yang ada ditangan saya ada 9 buah. Dan saya sudah memberikan kepada 26 orang permen.

Ini artinya ada sesuatu yang lain dari memberi, matematika manusia ternyata tidak sama dengan matematika Allah. Dengan modal 5 permen saya dapat memberikan kepada 26 orang dan masih ada permen 9 di tangan saya. Artinya apa yang kita berikan kepada orang akan kembali lagi kepada kita, mungkin tidak langsung dengan orang yang kita beri tapi melalui jalan lain. Logika ini sangat masuk di akal dan terukur dengan games ini.

Secara sederhana permainan ini memberikan keyakinan bahwa memberikan sesuatu akan berdampak kepada kita juga. Ketika kita memberi sebenarnya bukan kita kehilangan sesuatu sesungguhnya sedang menanamkan sesuatu untuk kita dikemudian hari.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s